Skip navigation

Selama ini, saya terbiasa memakai Mozilla Firefox sebagai browser utama. Opera dan Safari juga terinstal di laptop, tapi jarang digunakan. Alasan utamanya, tentu saja karena banyaknya extension yang bisa diinstal di Firefox. Dari memblokir script yang tidak diinginkan (extension NoScript) sampai meng-costumize tampilan Google (extension GooglePreview, CostumizeGoogle dan Better Gmail). Dan masih ada puluhan ekstensi lain yang saya gunakan di Firefox.

Kemarin saya menyempatkan diri untuk blogwalking, dan menemukan sedikit ulasan tentang 4 browser di salah satu blog yang saya kunjungi (sori, lupa URL-nya. Pokoke pake bahasa Inggris). Disitu dibahas tentang Firefox, Opera, Safari dan Flock. Karena 3 yang lain udah pernah saya pake, jadinya penasaran sama yang terakhir.

Tadi malam download Flock 2.0.3, trus ditinggal tidur, he..he..he.. (maklum, pake dial-up gratisan). Installer-nya berukuran 12 MB, jadi bisa kebayang kan berapa jam download-nya dengan kecepatan 124 Kbps :-)

Siang ini, dan sampai sekarang (tadi sore sempat break 3 jam), saya masih betah mengeksplorasi Flock. Mungkin karena menggunakan engine Firefox, jadi saya merasa lumayan familiar dengan Flock ini. Ulasannya menyusul ya..

Flock's Getting Started Page

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.